Jelang Ramadan, Pemkab Garut Gelar Rapat Forkopimda

Jelang Ramadan, Pemkab Garut Gelar Rapat Forkopimda
Foto ist/fey/ruber.id

BERITA GARUT, society.ruber.id – Pemkab Garut menggelar Rapat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dalam rangka persiapan menjelang bulan Ramadan 1444 Hijriah.

Rapat Forkopimda ini juga sekaligus menjadi ajang silaturahmi, yang bertempat di Area Ruang Pamengkang, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Selasa, 21 Maret 2023.

Rapat Forkopimda ini, dipimpin langsung oleh Bupati Garut, Rudy Gunawan, dan dihadiri oleh Wakil Bupati (Wabup) Garut, dr. Helmi Budiman. Beserta unsur Forkopimda Kabupaten Garut.

Kesiapan Pemkab Garut Hadapi Ramadan dan Idul Fitri

Bupati Rudy menyampaikan, jika rapat kali ini membahas terkait kesiapsiagaan Pemkab Garut dalam menghadapi bulan suci Ramadan dan Idul Fitri yang akan segera dijalankan oleh masyarakat Kabupaten Garut.

“Forkopimda membuat maklumat yang intinya adalah semua harus mempunyai pandangan yang sama. Bahwa bulan suci Ramadan, adalah bulan yang disucikan dan harus bersifat khidmat, harus ada satu situasi yang kondusif. Dalam rangka pelaksanaan ibadah di bulan suci Ramadan, semuanya khusyuk,” ujar Rudy.

Pihaknya pun, akan segera menindaklanjuti keinginan masyarakat untuk berdagang selama bulan Ramadan.

Meski begitu, khususnya jalan yang menjadi jalur utama arus mudik. Seperti Jalan Ibrahim Adjie, pihaknya akan melarang masyarakat untuk berdagang satu minggu sebelum Idul Fitri.

“Yang kedua, bahwa kita pun akan segera menindaklanjuti mengenai keinginan masyarakat untuk berdagang selama bulan Ramadan.”

“Tapi ya, untuk jalur-jalur yang ada sekarang ini seperti Ibrahim Adjie itu kan jalur utama (mudik).”

“Jalur utama yang akan kita lakukan jadi kita selama bulan suci Ramadan (atau) satu minggu menjelang ada arus mudik kita harapkan tidak boleh dipergunakan,” ucap Rudy.

Rudy menjelaskan, pihaknya juga akan mengizinkan Pedagang Kaki Lima (PKL) untuk berdagang di kawasan Pengkolan.

Namun, ia berharap agar PKL di lokasi tersebut didahulukan pedagang yang telah eksisting atau sudah lama berdagang di Pengkolan, Garut.

Oleh karena itu, pihaknya akan menindak tegas jika ada orang yang menjualbelikan lapak di kawasan Pengkolan Garut.

“Kalau untuk pengkolan, kita memberikan kesempatan pedagang ada sedikit majulah (posisinya). Agak maju di pinggir jalan gitu berdagangnya. Yang tadi kan sudah ada rekayasa lalu lintas ya, tapi tetap harus tertib, untuk waktunya nanti kita bicarakan,” kata Rudy.